Wednesday, 28 March 2012

Perintah Internal Command (Perintah internal)

Internal Command (Perintah internal)

Adalah perintah yang tidak lagi membutuhkan file khusus,karena semua instruksi. internal sudah ditampung dalam file command.com.


1. Perintah Internal
Perintah Internal adalah perintah-perintah yang memerlukan suatu file untuk memproses perintah tersebut. Untuk mempermudah mempelajari fasilitas DOS maka tiap perintah sudah terdapat file Help Untuk menjalankannya bisa digunakan perintah seperti contoh berikut:

1. Copy

Perintah ini digunakan untuk menyalin atau mengkopy file. Bentuk umum perintah ini adalah sebagai berikut :
Copy [file_asal] [file_tujuan]
Contoh :
A:\>copy a:\tugas c:\latdos
Perintah diatas menunjukan perintah untuk mengkopi file pada directory tugas di disket ,dan disalin atau dicopykan ke directori c:\latdos
Hasil perintah diatas sbb:
Pada gambar diatas menunjukkan bahwa proses pengcopy-an berhasil yaitu berupa file TUGASM~1.doc
Contoh lainnya:
A:\>copy a:*.* c:\latdos
Digunakan untuk meng-copy semua file dari drive A ke c:\latdos
A:\>copy ??g*.* c:\latdos
Digunakan untuk meng-copy semua file yang huruf ketiganya g ke c:\latdos.

2. DEL

Berfungsi untuk menghapus atau mendelete file. Bentuk umum :
Del[nama_file]
Contoh:
C:\latdos>del *.doc {digunakan untuk menghapus semua file yang berektensi
doc}
Gambar sebelum di delete.
Gambar setelah dilakukan perintah del*.doc
Lihat isi directory dengan dir

3. DIR

Bentuk umumnya :
DIR(drive:)(path)(filename)(/p)(/w)(/a)((:atribs))(/o)((:)(/s)(/b)
Perintah dir digunakan untuk melihat isi sebuah directory.
* /p :untuk menampilkan nama file per halaman(page).
* /w :untuk menampilkan nama file secara mendatar/melebar (wide).
* /a :menampilkan semua file terutama file yang dihidden dengan attribute+h (Hidden).
* /o :untuk menampilkan file dalam bentuk terurut:
* n berdasarkan nama file (alphabet).
* e berdasarkan tipe file (extension).
* S berdasarkan ukuran dari kecil ke yang besar
* D berdasarkan tanggal dan waktu
* untuk mengembalikan instruksi.
* /s :untuk menampilkan file dan root directory sampai sub-directory.
* /b :untuk menampilkan file dan directory perbaris.
* /l :untuk menampilkan file atau directory dalam bentuk huruf kecil.
* /c :untuk menampilkan rasio pengkompresan.
Contoh:
C:\>dir
Menampilkan file-file dalam root directory

4. REN

Digunakan untuk mengubah (Rename) nama file dengan file yang baru.Perintah ini tidak akan mengubah isi dari file tersebut. Bentuk umumnya:
REN
Contoh:
C:\>ren tugasm~1.doc tugasku.doc
Perintah diatas berarti mengubah nama file dari tugasm~1.doc menjadi tugasku.doc
Setelah di rename maka akan menghasilkan berikut ini :

5. VOL

Perintah ini digunakan untuk menampilkan Volume label atau nomor seri dari sebuah disk.
Contoh:
A:\>Vol

6. TYPE

Digunakan untuk menampilkan file text.perintah ini hanya bisa digunakan untuk satu file saja dan hanya untuk file text.
Contoh:
A:\>type surat.txt {diasumsikan file surat.txt ada di disket}
Maka akan menghasilkan.

7. MD / MKDIR (Make directory)

Bentuk umum:
MD [Nama_direktory]
Contoh:
C:\>md dos622
C:\>md data
Untuk melihat direktori yang telah dibuat ketikkan: dir

8. CD /CHDIR (Change Directory)

Change directory atau pindah directory.
Perintah ini digunakan untuk pindah directory atau mengubah directory aktif.
Contoh:
C:\>cd dos622
Terlihat sekarang bahwa direktori yang aktif adalah direktori dos622

9. RD (Remove Directory)

Bentuk Umum:
RD [nama_sub_directory]
Perintah RD digunakan utuk menghapus subdirectory.Syarat agar bisa menghapus sebuah directory adalah:
* Posisi penghapusan subdirectory yang akan dihapus harus berada diluar dari subdirektori tersebut.
* Direktori yang akan dihapus harus benar-benar kosong.Jika tidak kosong gunakan instruksi del*.*
Kemudian Perintah RD Bisa digunakan.
Kemudian Hapus directory dos 622

10. DATE

Berfungsi untuk mengubah tanggal dari system dos.Bentuk/format pengisiannya adalah mm-dd-yy atau bulan,tanggal,tahun.

11. CLS

Clear screen digunakan untuk membersihkan semua tulisan yang ada di layer computer.
Setelah menggunakan perintah cls maka tampilannya akan menjadi seperti gambar
dibawah ini :
12. TIME

Digunakan untuk merubah system waktu yang ada pada dos:

13. PROMPT

Bentuk umumnya:
PROMPT [prompt_text] [$parameter]
Parameter yang ada:
* $g :menempilkan karakter>
* $h :menghapus kerekter sebelumnya(berfungsi seperti backspace).
* $n :menampilkan default disk yang digunakan.
* $p :menampilkan posisi direktori yang sedang aktif dari drive default.
* $q :menampikan karakter “=”
* $t :menampilkan jam yang aktif
* $v :menampilkan versi MS-DOS yang dipakai.
* $$ :menampilkan karakter “$”.
* $_ :pindah baris (line feed).
* $1 :menampilkan karakter < . * $b :menampilkan karakter !. * $d :menampilkan tanggal yang aktif. * $e :berfungsi sebagai tombol ESC. Prompt di MS-DOS menunjukkan bahwa DOS siap menerima perintah. Secara default bentuk prompt adalah : C:>
Contoh penggunaan prompt:
Prompt $L$L Ragil Thea $G$G$_$_$P$G
Maka akan diperoleh hasil berikut ini :
Untuk selalu mendapatkan bentuk tanda prompt seperti yang anda inginkan maka kita bisa menempatkan perintah prompt tersebut pada file AUTOEXEC.BAT

14. VER
     Digunakan untuk menampilkan versi DOS yang digunakan.
    Contoh:
     C:\>ver

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Cyber Techpoci powered by blogger.com
Contact Us Privacy Policy